DIJUAL : TANAH 2800M di JL. RAYA PUNCAK (Pinggir Jalan)

January 7th, 2011 § Leave a Comment

    Dijual : Tanah & Bangunan

     

    Di Jl. Raya Puncak KM 78, Cisarua-Bogor

    (+/- 300 meter dari Cimori ke arah Puncak. Di kanan.

    Tepat di pinggir jalan raya.)

     

    Luas tanah +/- 2800 meter persegi. SHM

     

    Sebagian sejajar jalan dan sebagian besar di atas jalan.

    View depan-belakang bagus.

    Cocok untuk HOTEL, RESTO, VILLA, POM BENSIN, dll

     

    Harga : Rp 1,6 juta per meter persegi. NEGO!

    ( Total Sekitar 4,5M )

     

    Serius Berminat?

    Hub : Ibu Yenny (0856 59 656 959)

    Dijual : Tanah & Bangunan

     

    Di Jl. Raya Puncak KM 78, Cisarua-Bogor

    (+/- 300 meter dari Cimori ke arah Puncak. Di kanan.

    Tepat di pinggir jalan raya.)

     

    Luas tanah +/- 2800 meter persegi. SHM

     

    Sebagian sejajar jalan dan sebagian besar di atas jalan.

    View depan-belakang bagus.

    Cocok untuk HOTEL, RESTO, VILLA, POM BENSIN

     

    Harga : Rp 1,5 juta per meter persegi. NEGO!

     

    Hub : Ibu Yenny (0856 59 656 959)

Listrik dan Regresi Linier

October 13th, 2011 § Leave a Comment

Copas surat dari saya buat PJ listrik di kosan. Hehe :D

Assalamu’alaykum,

Fan, ini ada beberapa usulan cara buat ngitung listrik kalau berdasarkan data listrik yang kita punya dari bulan ke bulan. Ini sharing aja, toh perhitungan token kan bisa jadi beda dengan perhitungan yang normal. Tapi kalau sama, ini kepake.

**

1. Ini kalau mau bebannya konstan, tidak berbentuk variabel (seperti yang biasa kita pake)

Y = aX + b

Y = Harga listrik kosan
X = Jumlah poin kosan
dengan menggunakan regresi linier, kita bisa menemukan nilai:
b = Total beban listrik (nanti dibagi jumlah penghuni)
a = konstanta untuk nilai X, tapi ini gak usah dicari « Read the rest of this entry »

Karang

August 14th, 2011 § Leave a Comment

: Jama’ah Laut

Apa kau tahu rasaya menjadi karang?
Terdiam dipaku bumi
Terkikis derasnya ombak
Tak berdaya di antara geliat laut

Karang kesepian di tengah lautan yang ramai
Yang hingar dan bingar
Yang terus bergelombang

Satu waktu,
Kapal yang berlayar pun menghantam
Lalu pecah dan tenggelam
Rusak memakan korban

Gara-gara karang?

Biarlah karang menjadi karang
Pada saatnya disebut gunung
Dan hidup baru dimulai

Tweet Mesin Pengamat Politik

June 29th, 2011 § Leave a Comment

 

aajap Jaka Arya Pradana

Semoga bermanfaat, dan semoga ada yang mau meluruskan :D Kalau ada yang (/akan) meneliti, boleh ya, saya ikutan belajar :) salam #analisis

59 minutes ago

 

aajap Jaka Arya Pradana

Mugkin itulah sedikit kesok-tahuan saya tentang salah satu konsep mesin pengamat politik (yang sepertinya belum ada ya?) #analisis

1 hour ago

 

aajap Jaka Arya Pradana

Tetap tidak memiliki sense seperti hal nya manusia. Di sana lah letak kelebihan dan kekurangannya. #analisis

1 hour ago

 

aajap Jaka Arya Pradana

Meskipun pola tersebut bisa adaptif, seperti dalam pembahasan-pembahasan evolutionary computation, namun tetap saja hanya berpola. #analisis

1 hour ago Favorite Reply Delete

 

aajap Jaka Arya Pradana

Komputer hanya konsisten dengan pola yang sudah dibuat. Sedangkan manusia punya hal lain, yaitu rasa/sense/feeling. #analisis

1 hour ago

 

aajap Jaka Arya Pradana

Nah, hal tersebut memang terkesan sebagai kelebihan komputer, namun sebetulnya itu juga lah kelemahannya. #analisis

1 hour ago

 

aajap Jaka Arya Pradana

Artinya dalam konteks konsistensi dengan sebuah kerangka berfikir/metode tertentu, perhitungan komputer lebih akurat. #analisis

1 hour ago  « Read the rest of this entry »

ibrahim, ismail

May 8th, 2011 § Leave a Comment

aku belum bisa memaafkan ismail
atas sesuatu yang bukan kesalahannya

maafkan aku wahai ibrahim
biarlah aku mengejar ishaq
menutur yaqub
dan menjadi yusuf

itu pun kalau bisa
kalau boleh

Bandung, 8 Mei 2011

Hanya Kaki nan Telanjang

April 20th, 2011 § Leave a Comment

Langitmu kini penuh do’a dan harap
Dapat kau pilih bintang mana yang kau suka
Pun juga matahari
Bila kau sanggup mengenggamnya

Sementara aku, tak punya buraq
Atau hanya selembar sayap

Hanya kaki nan telanjang,
Kita susuri garis pantai
Sesekali berlari dan melompat
Juga terdiam dan merenung
Dalam bahasa-bahasa kita

Masih di garis pantai,

Memandangi horizon
Menggilirkan mentari dan rembulan
Menghitungi bilangan bintang-bintang
Yang kini tak perlu kau genggam
Tak perlu kau pilih

Itu pun bila kau mau

Bandung, masih 20 April 2011

Perige

April 20th, 2011 § Leave a Comment

Biar saja bulan menjadi purnama
Dan langitku terang seadanya
Bintang-bintang berada di tempatnya masing-masing
Berputar mengelilingi orbitnya

Boleh jadi kita bertemu di perige
Yang entah akan berapa lama
Sampai masa yang hanya nama

*
Besaran gravitasi ini
Agar kita tak saling berbentur
Kau dan aku tetap utuh
Satu sama lain

Biarlah Allah yang mengatur semua

Bandung, 24 tahun masehi setelah kelahiranmu.

Setiap Orang Punya Ceritanya Masing-Masing

April 18th, 2011 § 8 Comments

Setiap orang punya ceritanya masing-masing
Mereka boleh memasukan siapapun untuk berperan
Meskipun setiap tokohnya punya cerita sendiri-sendiri
Yang juga boleh memasukan siapapun di dalamnya
Begitu pun dengan tidak memasukannya

Setiap orang punya ceritanya masing-masing
Setiap cerita boleh ditafsirkan berbeda oleh setiap pembaca
Bahkan boleh juga ditafsirkan berbeda oleh setiap pemain
Pemilik cerita dan pemain juga dapat bertukar tempat
Bahkan saling meniadakan peran

Setiap orang punya ceritanya masing-masing
Setiap orang boleh mengira berada dalam cerita mana pun
Ataupun mengira tidak berada dalam cerita mana pun

Setiap orang punya ceritanya masing-masing
Meski ku berharap cerita kita adalah sama
Kau dan aku

Tapi setiap orang memang boleh punya ceritanya masing-masing
Begitu pun kau juga aku

Bandung, sekitar 1 hari 2 jam 17 menit sebelum 20 April 2011

Tweet #hianat

April 14th, 2011 § Leave a Comment

Saya jadi teringat pada suatu dongeng yang pernah diceritakan ustadz saya di rumah, belasan tahun yang lalu #hianat

Di akhir sebuah perang, ada 2 muslim yang tertawan oleh musuh. Keduanya adalah orang yang sangat diperhitungkan #hianat

Yang satu ialah Tsabat salah satu pemimpin yang kuat di pasukan muslim. Ia pernah diamanahi untuk memgang panji #hianat

Yang satunya lagi Ba’ud prajurit kawakan yang dikenal handal berperang. Tak sedikit musuh yang berhasil ditaklukan olehnya #hianat

Kini keduanya berada dalam sebuah ruang yang mereka tak megenalinya. Kaki, tangan dan seluruh badannya terikat kuat #hianat

Sangat kuat hingga mereka tak mampu bergerak sama sekali. Belum lagi dijaga oleh para penjaga yang juga kuat-kuat #hianat

Tak hanya itu, mata mereka ditutup rapat dengan lembaran kain. Mulut mereka pun tak luput disumpel padat. #hianat « Read the rest of this entry »

Tentang Film Tanda Tanya

April 12th, 2011 § Leave a Comment

Ini merupakan sedikit komentar saya tentang Film “?” di suatu milis. Maaf kalau berantakan, namanya juga komentar, bukan tulisan :D

***

Kayanya saya harus cepet-cepet bikin tulisan ya… tapi males… plus TA juga udah ngejar-ngejar…. :(

Intinya gini, ada istilah “Penulis itu telah mati (setelah karyanyanya terbit)”. Maksudnya adalah, setiap orang berhak menafsirkan sebuah karya dengan berbeda-beda. Paling gampang kita melihat ini pada fenomena puisi. Tapi sesungguhnya ini berlaku untuk semua karya sastra, termasuk cerita, bahkan esai. Nah dalam pandangan saya, begitu juga dengan film.

Film ini dapat ditafsirkan dengan berbeda-beda oleh setiap orang. Menurut saya sendiri, film ini sebenarnya tidak mengajarkan pluralisme. Film ini (menurut saya) hakikinya berbicara tentang keberanian untuk mengambil keputusan. Pluralitas dalam film ini hanya dijadikan sebagai setting sosial, bukan inti dari film. Namun memang Hanung terlalu berani.

Namun bila melihat trailer filmnya yang terlalu menjurus, saya juga jadi sedikit curiga bahwa Hanung memang ingin menyebarkan faham pluralisme. (meski tetap menurut saya filmnya sendiri tidak mengajarkan pluralisme.) « Read the rest of this entry »

Tweet #komentar

April 11th, 2011 § Leave a Comment

Jaka Arya Pradana
aajap Jaka Arya Pradana

Dan kepada-Mu pula lah kami akan kembali. Aamiin… #komentar
Jaka Arya Pradana
aajap Jaka Arya Pradana

Ya Allah Ya Tuhan kami, hanya kepada-Mu lah kami berlindung, hanya kepada-Mu lah kami meminta #komentar
Jaka Arya Pradana
aajap Jaka Arya Pradana

Ya Allah yang mengusai hati-hati kami. Tetapkan dan teguhkanlah hati kami hanya untuk-Mu. #komentar
Jaka Arya Pradana
aajap Jaka Arya Pradana

Ya Allah yang menguasai hati-hati kami. Ampunilah kami yang sering lalai dalam mengingat-Mu. #komentar
Jaka Arya Pradana
aajap Jaka Arya Pradana

Begitulah bila kita menginginkan pandangan manusia. Berbuat apapun pasti akan dianggap salah. Maka, cukuplah Allah menjadi tujuan. #komentar
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.