aajaka

Sebelum Sudah

In Puisi on August 4, 2009 at 2:42 am

Kebal sudah.
Menyapa, bersenyawa
Nuansa rasa biasa

Hati hati tinggalkan sisa, yang tak pernah menjadi asa
Serupa ruh jelmaan bisa
berangan punah dikunyah masa

Mungkinkah bening air mata,
Membahak lebar sewarna tawa ?
Padahal abu setelah nyala.

Bukalah !
Biarkanlah batu itu tanpa sejarah . . .

soal Ikhwah Nonton KCB

In My Comment on June 14, 2009 at 12:09 am

Ini hanya postingan tanggapan ku, di salah satu milis yang tentunya, sebenarnya berkaitan dan menjadi bagian tak terpisahakan  dengan tulisan2 sebelumnya. Mudah2an tetap dapat diambil opininya dan ada manfaatnya. Have a nice Read !!

Rosul juga suka (minimal pernah, suka denger hadits2nya kan?) nonton bareng Aisyah.. -> artinya nonton ga haram. jangan sampai kita mengharamkan sesuatu yang halal (begitu juga sebaliknya).Karena jatuhnya (kalau ga salah) murtad

artinya menonton itu, minimalnya dibolehkan (ga mungkin jatuhnya makruh, karena dicontohkan). Hanya yang menjadi persoalan adalah ikhtilatnya, dan content filmnya.
masalah content, kita husnudzon lah ya, ma ikhwah2 kita yang dah capek2 bikin. tentang ikhtilatnya, ya, nontonnya rame2, biar minimalnya kanan-kiri kita aman.

Nah, kalau content dan ikhtilat sudah selesai, masalahnya apa lagi?

Pentingnya Tabayun & Tausiyah

In History on May 27, 2009 at 11:38 pm

BRO: imel antm ttng HNW tu kontrofersi banget

JAP: ya, biarin aja..

JAP: menurut ntm gmn?

BRO: banyak yang ga suka

BRO: ya yang pertama, kita hidup berjamaah.. sudah ada mekanisme nya

BRO: yang kedua, antm ngeposting k milist yang tidak tepat

JAP: yang kedua emang.. :D

JAP: yang ke 3 ?