Asahan, Duhai asahan, Puisi
In Uncategorized on January 6, 2010 at 3:24 am
Duhai Asahan
Betapa senangnya aku
Kau bantu aku, runcingkan golokku
Lalu ku potong sapi,
Kau bilang,
Goloknya tajam karenamu
Kini giliran lehermu
Kau tak katakan sesuatu
Bahkan tak mampu