DIJUAL : TANAH 2800M di JL. RAYA PUNCAK (Pinggir Jalan)

January 7th, 2011 § Leave a Comment


    Dijual : Tanah & Bangunan

     

    Di Jl. Raya Puncak KM 78, Cisarua-Bogor

    (+/- 300 meter dari Cimori ke arah Puncak. Di kanan.

    Tepat di pinggir jalan raya.)

     

    Luas tanah +/- 2800 meter persegi. SHM

     

    Sebagian sejajar jalan dan sebagian besar di atas jalan.

    View depan-belakang bagus.

    Cocok untuk HOTEL, RESTO, VILLA, POM BENSIN, dll

     

    Harga : Rp 1,6 juta per meter persegi. NEGO!

    ( Total Sekitar 4,5M )

     

    Serius Berminat?

    Hub : Ibu Yenny (0856 59 656 959)

    Dijual : Tanah & Bangunan

     

    Di Jl. Raya Puncak KM 78, Cisarua-Bogor

    (+/- 300 meter dari Cimori ke arah Puncak. Di kanan.

    Tepat di pinggir jalan raya.)

     

    Luas tanah +/- 2800 meter persegi. SHM

     

    Sebagian sejajar jalan dan sebagian besar di atas jalan.

    View depan-belakang bagus.

    Cocok untuk HOTEL, RESTO, VILLA, POM BENSIN

     

    Harga : Rp 1,5 juta per meter persegi. NEGO!

     

    Hub : Ibu Yenny (0856 59 656 959)

EKOSISTEM HERO

March 10th, 2012 § Leave a Comment


“Inilah manifestasi keyakinan akan kekuatan ide,
bahwa ide dapat mengubah tingkah laku, kehidupan,
dan pada akhirnya dapat mengubah dunia.”

Minggu 19 Februari 2012 lalu diadakan TEDxITT #1VolunteerMeetUp. Meski disebut “meet-up”, namun itu bukan meet-up biasa. Kali itu juga bukan pertama vounter TEDxITT berkumpul. TEDxITT VolunteerMeetUp adalah sebuah brand yang sengaja dibuat untuk acara TED-like khusus dari, oleh, dan untuk para volunter TEDxITT, komunitas dengan misi “Ideas Worth Spreading” di kampus IT Telkom yang mendapat lisensi dari TED di US.

Dalam TEDxITT VolunteerMeetUp atau biasa disebut Volmeet, volunter tidak hanya berperan sebagai konduktor inspirasi, melainkan juga sebagai sumber inspirasi. Ada tiga volunter yang membawakan talk seperti para speaker TED dalam setiap Volmeet. Mereka membawakan suatu tema untuk menginspirasi para audiens yang juga volunter TEDxITT. Mereka tampil bukan saja karena mereka volunter, tapi karena mereka memang memiliki sesuatu yang berharga dan mampu menginspirasi.

Menyaksikan acara tersebut, mengingatkan saya pada September 2011 lalu, ketika TEDxITT pertama kali diinisiasi. Kami berharap bahwa volunter TEDxITT tidak sekedar menjadi organizer, lebih dari itu akan menjadi orang yang terinspirasi dan kemudian berbuat sesuatu. Seperti yang dikatakan Wibowo, co-curator TEDxJakarta dalam video “Arief Aziz on TEDxJakarta” bahwa sebuah ide akan menuntun pada lima atau sepuluh ide berikutnya, dan begitu seterusnya. Maka kami mencita-citakan komunitas volunter TEDxITT menjadi sebuah generator ide yang dimotori orang-orang yang telah berbuat, atau memiliki sesuatu yang berharga, dan inspiratif. Saya menyebut mereka sebagai hero.

Perspektif

Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki tiga pengertian untuk hero. Dua diantanya adalah: 1. Orang yang dihormati karena keberanian, atau pribadi yang mulia, atau pahlawan. 2. Orang yang dikagumi karena kecakapan, prestasi, atau karena sebagai idola. Bagi saya, hero juga dapat berarti orang yang mampu atau berpotensi membawa perubahan. Oleh karena itu, seorang inspirator pun dapat disebut hero.

Saya juga percaya pada dasarnya setiap manusia itu unik. Dan dengan keunikannya ia dapat menjadi hero. Tak hanya karena kelebihan atau kekurangannya, bahkan juga karena keumuman kesehariannya. Misalnya Ginan Koesmayadi, salah satu speaker TEDxITT Conference 2011. Dengan hobinya bersepak bola, beliau dapat menyadarkan masyarakat bahwa ODHA bukan hanya dapat hidup berdampingan dengan yang bukan ODHA, bahkan juga dapat berprestasi.

Atmosfer

Diantara volunter TEDxITT memang banyak hero, setidaknya bagi saya. Misalnya Fiqi, koordinator Microsoft Student Partner area Jawa Barat yang juga juara 2 ImagineCup Indonesia 2011. Umar, Juara 1 Gemastik 2010 yang juga co-founder Islam-Music.com. Alfi, game developer yang karyanya menjadi salah satu dari delapan aplikasi terbaik Coding 24 Jam Lumia. Arie, Juara 2 Indosat Wireless Innovation Application Contest. Taufik, programmer tim dreamBender yang menjadi juara 2 ImagineCup dunia 2011, Juara 1 INAICTA 2011, dan Juara 1 APICTA 2011.

Tak hanya technopreneur, banyak juga socialpreneur. Sebut saja Ghulam, pendiri sekolah anak jalanan, pernah mewakili Indonesia dalam sebuah konferensi internasional di Jerman. Gigih, salah satu tokoh Indonesia Future Leader pusat yang kini menjadi ketua IFL Bandung. Ia juga membuat Inspirecast bersama Iman Usman dan Marshanda. Bijak, owner Ventura, sebuah hackerspace yang mendorong tumbuhnya startup-startup di sekitar Dayeuh Kolot. Dan masih banyak lagi.

Meski banyak, namun memang belum semua volunter TEDxITT sudah merupakan hero. Saya sendiri termasuk dalam bagian yang sedikit. Namun atmosfer TEDxITT membuat saya dan kami yang sedikit ini tidak mau tinggal diam. Kami merasa harus berbuat sesuatu. Ada yang hasilnya sudah terlihat, ada juga yang masih dalam proses. Ini lah ekosistem hero dengan rantai inspirasinya. Ekosistem yang membuat terinspirasi, bergerak, melakukan sesuatu, kemudian (semoga) menjadi hero, dan menginspirasi yang lain, lalu siklus berulang.

Bandung, 23 Februari 2012

Jaka Arya Pradana (@aajap)
Co-founder & Co-curator TEDxITT


Listrik dan Regresi Linier

October 13th, 2011 § Leave a Comment


Copas surat dari saya buat PJ listrik di kosan. Hehe :D

Assalamu’alaykum,

Fan, ini ada beberapa usulan cara buat ngitung listrik kalau berdasarkan data listrik yang kita punya dari bulan ke bulan. Ini sharing aja, toh perhitungan token kan bisa jadi beda dengan perhitungan yang normal. Tapi kalau sama, ini kepake.

**

1. Ini kalau mau bebannya konstan, tidak berbentuk variabel (seperti yang biasa kita pake)

Y = aX + b

Y = Harga listrik kosan
X = Jumlah poin kosan
dengan menggunakan regresi linier, kita bisa menemukan nilai:
b = Total beban listrik (nanti dibagi jumlah penghuni)
a = konstanta untuk nilai X, tapi ini gak usah dicari « Read the rest of this entry »

Karang

August 14th, 2011 § Leave a Comment


: Jama’ah Laut

Apa kau tahu rasaya menjadi karang?
Terdiam dipaku bumi
Terkikis derasnya ombak
Tak berdaya di antara geliat laut

Karang kesepian di tengah lautan yang ramai
Yang hingar dan bingar
Yang terus bergelombang

Satu waktu,
Kapal yang berlayar pun menghantam
Lalu pecah dan tenggelam
Rusak memakan korban

Gara-gara karang?

Biarlah karang menjadi karang
Pada saatnya disebut gunung
Dan hidup baru dimulai

Tweet Mesin Pengamat Politik

June 29th, 2011 § Leave a Comment


 

aajap Jaka Arya Pradana

Semoga bermanfaat, dan semoga ada yang mau meluruskan :D Kalau ada yang (/akan) meneliti, boleh ya, saya ikutan belajar :) salam #analisis

59 minutes ago

 

aajap Jaka Arya Pradana

Mugkin itulah sedikit kesok-tahuan saya tentang salah satu konsep mesin pengamat politik (yang sepertinya belum ada ya?) #analisis

1 hour ago

 

aajap Jaka Arya Pradana

Tetap tidak memiliki sense seperti hal nya manusia. Di sana lah letak kelebihan dan kekurangannya. #analisis

1 hour ago

 

aajap Jaka Arya Pradana

Meskipun pola tersebut bisa adaptif, seperti dalam pembahasan-pembahasan evolutionary computation, namun tetap saja hanya berpola. #analisis

1 hour ago Favorite Reply Delete

 

aajap Jaka Arya Pradana

Komputer hanya konsisten dengan pola yang sudah dibuat. Sedangkan manusia punya hal lain, yaitu rasa/sense/feeling. #analisis

1 hour ago

 

aajap Jaka Arya Pradana

Nah, hal tersebut memang terkesan sebagai kelebihan komputer, namun sebetulnya itu juga lah kelemahannya. #analisis

1 hour ago

 

aajap Jaka Arya Pradana

Artinya dalam konteks konsistensi dengan sebuah kerangka berfikir/metode tertentu, perhitungan komputer lebih akurat. #analisis

1 hour ago  « Read the rest of this entry »

ibrahim, ismail

May 8th, 2011 § Leave a Comment


aku belum bisa memaafkan ismail
atas sesuatu yang bukan kesalahannya

maafkan aku wahai ibrahim
biarlah aku mengejar ishaq
menutur yaqub
dan menjadi yusuf

itu pun kalau bisa
kalau boleh

Bandung, 8 Mei 2011

Hanya Kaki nan Telanjang

April 20th, 2011 § Leave a Comment


Langitmu kini penuh do’a dan harap
Dapat kau pilih bintang mana yang kau suka
Pun juga matahari
Bila kau sanggup mengenggamnya

Sementara aku, tak punya buraq
Atau hanya selembar sayap

Hanya kaki nan telanjang,
Kita susuri garis pantai
Sesekali berlari dan melompat
Juga terdiam dan merenung
Dalam bahasa-bahasa kita

Masih di garis pantai,

Memandangi horizon
Menggilirkan mentari dan rembulan
Menghitungi bilangan bintang-bintang
Yang kini tak perlu kau genggam
Tak perlu kau pilih

Itu pun bila kau mau

Bandung, masih 20 April 2011

Perige

April 20th, 2011 § Leave a Comment


Biar saja bulan menjadi purnama
Dan langitku terang seadanya
Bintang-bintang berada di tempatnya masing-masing
Berputar mengelilingi orbitnya

Boleh jadi kita bertemu di perige
Yang entah akan berapa lama
Sampai masa yang hanya nama

*
Besaran gravitasi ini
Agar kita tak saling berbentur
Kau dan aku tetap utuh
Satu sama lain

Biarlah Allah yang mengatur semua

Bandung, 24 tahun masehi setelah kelahiranmu.

Setiap Orang Punya Ceritanya Masing-Masing

April 18th, 2011 § 8 Comments


Setiap orang punya ceritanya masing-masing
Mereka boleh memasukan siapapun untuk berperan
Meskipun setiap tokohnya punya cerita sendiri-sendiri
Yang juga boleh memasukan siapapun di dalamnya
Begitu pun dengan tidak memasukannya

Setiap orang punya ceritanya masing-masing
Setiap cerita boleh ditafsirkan berbeda oleh setiap pembaca
Bahkan boleh juga ditafsirkan berbeda oleh setiap pemain
Pemilik cerita dan pemain juga dapat bertukar tempat
Bahkan saling meniadakan peran

Setiap orang punya ceritanya masing-masing
Setiap orang boleh mengira berada dalam cerita mana pun
Ataupun mengira tidak berada dalam cerita mana pun

Setiap orang punya ceritanya masing-masing
Meski ku berharap cerita kita adalah sama
Kau dan aku

Tapi setiap orang memang boleh punya ceritanya masing-masing
Begitu pun kau juga aku

Bandung, sekitar 1 hari 2 jam 17 menit sebelum 20 April 2011

Tweet #hianat

April 14th, 2011 § Leave a Comment


Saya jadi teringat pada suatu dongeng yang pernah diceritakan ustadz saya di rumah, belasan tahun yang lalu #hianat

Di akhir sebuah perang, ada 2 muslim yang tertawan oleh musuh. Keduanya adalah orang yang sangat diperhitungkan #hianat

Yang satu ialah Tsabat salah satu pemimpin yang kuat di pasukan muslim. Ia pernah diamanahi untuk memgang panji #hianat

Yang satunya lagi Ba’ud prajurit kawakan yang dikenal handal berperang. Tak sedikit musuh yang berhasil ditaklukan olehnya #hianat

Kini keduanya berada dalam sebuah ruang yang mereka tak megenalinya. Kaki, tangan dan seluruh badannya terikat kuat #hianat

Sangat kuat hingga mereka tak mampu bergerak sama sekali. Belum lagi dijaga oleh para penjaga yang juga kuat-kuat #hianat

Tak hanya itu, mata mereka ditutup rapat dengan lembaran kain. Mulut mereka pun tak luput disumpel padat. #hianat « Read the rest of this entry »

Tentang Film Tanda Tanya

April 12th, 2011 § Leave a Comment


Ini merupakan sedikit komentar saya tentang Film “?” di suatu milis. Maaf kalau berantakan, namanya juga komentar, bukan tulisan :D

***

Kayanya saya harus cepet-cepet bikin tulisan ya… tapi males… plus TA juga udah ngejar-ngejar…. :(

Intinya gini, ada istilah “Penulis itu telah mati (setelah karyanyanya terbit)”. Maksudnya adalah, setiap orang berhak menafsirkan sebuah karya dengan berbeda-beda. Paling gampang kita melihat ini pada fenomena puisi. Tapi sesungguhnya ini berlaku untuk semua karya sastra, termasuk cerita, bahkan esai. Nah dalam pandangan saya, begitu juga dengan film.

Film ini dapat ditafsirkan dengan berbeda-beda oleh setiap orang. Menurut saya sendiri, film ini sebenarnya tidak mengajarkan pluralisme. Film ini (menurut saya) hakikinya berbicara tentang keberanian untuk mengambil keputusan. Pluralitas dalam film ini hanya dijadikan sebagai setting sosial, bukan inti dari film. Namun memang Hanung terlalu berani.

Namun bila melihat trailer filmnya yang terlalu menjurus, saya juga jadi sedikit curiga bahwa Hanung memang ingin menyebarkan faham pluralisme. (meski tetap menurut saya filmnya sendiri tidak mengajarkan pluralisme.) « Read the rest of this entry »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.