Sekedar

December 15, 2012 § Leave a comment


Beberapa hari ini lagi-lagi saya membuktikan bahwa ‘mencari uang itu mudah’. Tetapi yang kita cari dalam hidup kan bukan cuma uang. Kemudian perenungan berlanjut, untuk apa sebenarnya hidup itu? Sebuah pertanyaan klasik yang selalu menjadi siklus: terjawab, terlupa, ditanyakan lagi. Ah, terkadang juga ujungnya kita merasa bahwa pertanyaan itu tidak penting.

Ada tawaran menggiurkan yang mampir ke hadapan saya. Kali ini bisnis telekomunikasi yang cukup besar dan meskipun berbasiskan proyek, bisnis ini tetap dapat sustain. Sangat menjanjikan untuk meraup uang dan hidup dari sana. Tapi saya merasa bahwa bisnis ini hanyalah sekedar bisnis. Dan sayangnya hampir tidak ada persinggungannya dengan rencana hidup saya, sehingga saya kurang selera; tidak dapat merasakan ruhnya sama sekali.

But as a money maker, I should try this. Kita coba aja pelan-pelan, selama itu tidak mengganggu rencana hidup. « Read the rest of this entry »

Advertisements

Analyst

November 2, 2012 § Leave a comment


“Ini perusahaan kita, mau kita atur seperti apa juga terserah kita”

Begitulah kira-kira kata Mas CEO. Salah sau pesannya adalah kita bisa memerankan apa yang ingin kita perankan. Kita bebas mencoba untuk menjadi project manager, analyst, developer, sales, pre-sales, atau apapun.

Saya sempat terpikir juga untuk menjadi Project Manager. Tapi belum sampai sehari, langsung kutarik lagi. Saya lebih memilih untuk tetap menjadi Analyst.

Jujur saja, saya masih anak baru, anak ingusan di dunia IT. Begitu banyak hal yang saya belum tahu, tetapi amat menarik untuk dipelajari. Sedangkan saya sendiri bercita-cita untuk mendirikan perusahaan (lagi), meski hampir pasti jenisnya berbeda dengan perusahaan tempat saya bekerja sekarang. Wallahu’alam ya, kita tidak pernah bisa menebak masa depan, rencana pun mungkin saja berubah di tengah jalan.

Sebelumnya saya juga sempat mendirikan perusahaan yang jenisnya tidak terlalu berbeda dengan tempatku bekerja sekarang. Namun memang tidak bertahan, salah satunya karena pada akhirnya kita harus fokus TA, dan setelah selesai TA, banyak tawaran yang jauh lebih menggiurkan dari pada bersusah-susah merintis perusahaan. « Read the rest of this entry »

Review GEILI Fellowship 2012

July 23, 2012 § 2 Comments


GEILI Fellowship 2012

 

Sebelum memulai review ini, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada PT. Tenriola Nusantara dan FAST yang telah mensupport keberangkatan saya ke Hong Kong untuk mewakili TEDxITT dalam acara GEILI Fellowship 2012.

Dalam acara tersebut hadir 83 change maker dari berbagai negara, dan 14 diantaranya adalah perwakilan dari TEDx, termasuk satu orang dari TEDxITT, yaitu saya sendiri. Kalau dari Indonesia, totalnya jadi 2, yaitu saya dari TEDxITT dan seorang lagi dari Indonesia Mengajar + Sahabat Kota.

Acara tersebut secara umum dibagi menjadi 3 bagian, yaitu (1) Fellowship pada 7 hari pertama, (2) Summit pada 3 hari selanjutnya, dan (3) Unconference Workshop pada 3 hari terakhir.

Acara utama pada bagian pertama adalah plenary session. Pada plenary session, kami semua memperkenalkan diri dan aktifitas satu-persatu. Setiap harinya selama tujuh hari berturut-turut ada 2-3 sesi plenary, setiap sesinya ada lima orang yang memperkenalkan diri. masing-masing diberi waktu 3 menit 20 detik. Di sini saya memperkenalkan diri sebagai founder TEDxITT, pengurus FAST, dan bekerja di PT. Tenriola Nusantara. Jadi lumayan lah FAST ikut kedengeran. Apalagi waktu Plenary Session bagian saya, saya juga pake polo t-shirt dengan logo FAST dan Tenriola, hehe. Oh iya, saya bilangnya FAST is Alumni Council of ITT. Entah itu terjemahannya bener apa salah. Hehe… « Read the rest of this entry »

EKOSISTEM HERO

March 10, 2012 § Leave a comment


“Inilah manifestasi keyakinan akan kekuatan ide,
bahwa ide dapat mengubah tingkah laku, kehidupan,
dan pada akhirnya dapat mengubah dunia.”

Minggu 19 Februari 2012 lalu diadakan TEDxITT #1VolunteerMeetUp. Meski disebut “meet-up”, namun itu bukan meet-up biasa. Kali itu juga bukan pertama vounter TEDxITT berkumpul. TEDxITT VolunteerMeetUp adalah sebuah brand yang sengaja dibuat untuk acara TED-like khusus dari, oleh, dan untuk para volunter TEDxITT, komunitas dengan misi “Ideas Worth Spreading” di kampus IT Telkom yang mendapat lisensi dari TED di US.

Dalam TEDxITT VolunteerMeetUp atau biasa disebut Volmeet, volunter tidak hanya berperan sebagai konduktor inspirasi, melainkan juga sebagai sumber inspirasi. Ada tiga volunter yang membawakan talk seperti para speaker TED dalam setiap Volmeet. Mereka membawakan suatu tema untuk menginspirasi para audiens yang juga volunter TEDxITT. Mereka tampil bukan saja karena mereka volunter, tapi karena mereka memang memiliki sesuatu yang berharga dan mampu menginspirasi.

Menyaksikan acara tersebut, mengingatkan saya pada September 2011 lalu, ketika TEDxITT pertama kali diinisiasi. Kami berharap bahwa volunter TEDxITT tidak sekedar menjadi organizer, lebih dari itu akan menjadi orang yang terinspirasi dan kemudian berbuat sesuatu. Seperti yang dikatakan Wibowo, co-curator TEDxJakarta dalam video “Arief Aziz on TEDxJakarta” bahwa sebuah ide akan menuntun pada lima atau sepuluh ide berikutnya, dan begitu seterusnya. Maka kami mencita-citakan komunitas volunter TEDxITT menjadi sebuah generator ide yang dimotori orang-orang yang telah berbuat, atau memiliki sesuatu yang berharga, dan inspiratif. Saya menyebut mereka sebagai hero.

Perspektif

Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki tiga pengertian untuk hero. Dua diantanya adalah: 1. Orang yang dihormati karena keberanian, atau pribadi yang mulia, atau pahlawan. 2. Orang yang dikagumi karena kecakapan, prestasi, atau karena sebagai idola. Bagi saya, hero juga dapat berarti orang yang mampu atau berpotensi membawa perubahan. Oleh karena itu, seorang inspirator pun dapat disebut hero.

Saya juga percaya pada dasarnya setiap manusia itu unik. Dan dengan keunikannya ia dapat menjadi hero. Tak hanya karena kelebihan atau kekurangannya, bahkan juga karena keumuman kesehariannya. Misalnya Ginan Koesmayadi, salah satu speaker TEDxITT Conference 2011. Dengan hobinya bersepak bola, beliau dapat menyadarkan masyarakat bahwa ODHA bukan hanya dapat hidup berdampingan dengan yang bukan ODHA, bahkan juga dapat berprestasi.

Atmosfer

Diantara volunter TEDxITT memang banyak hero, setidaknya bagi saya. Misalnya Fiqi, koordinator Microsoft Student Partner area Jawa Barat yang juga juara 2 ImagineCup Indonesia 2011. Umar, Juara 1 Gemastik 2010 yang juga co-founder Islam-Music.com. Alfi, game developer yang karyanya menjadi salah satu dari delapan aplikasi terbaik Coding 24 Jam Lumia. Arie, Juara 2 Indosat Wireless Innovation Application Contest. Taufik, programmer tim dreamBender yang menjadi juara 2 ImagineCup dunia 2011, Juara 1 INAICTA 2011, dan Juara 1 APICTA 2011.

Tak hanya technopreneur, banyak juga socialpreneur. Sebut saja Ghulam, pendiri sekolah anak jalanan, pernah mewakili Indonesia dalam sebuah konferensi internasional di Jerman. Gigih, salah satu tokoh Indonesia Future Leader pusat yang kini menjadi ketua IFL Bandung. Ia juga membuat Inspirecast bersama Iman Usman dan Marshanda. Bijak, owner Ventura, sebuah hackerspace yang mendorong tumbuhnya startup-startup di sekitar Dayeuh Kolot. Dan masih banyak lagi.

Meski banyak, namun memang belum semua volunter TEDxITT sudah merupakan hero. Saya sendiri termasuk dalam bagian yang sedikit. Namun atmosfer TEDxITT membuat saya dan kami yang sedikit ini tidak mau tinggal diam. Kami merasa harus berbuat sesuatu. Ada yang hasilnya sudah terlihat, ada juga yang masih dalam proses. Ini lah ekosistem hero dengan rantai inspirasinya. Ekosistem yang membuat terinspirasi, bergerak, melakukan sesuatu, kemudian (semoga) menjadi hero, dan menginspirasi yang lain, lalu siklus berulang.

Bandung, 23 Februari 2012

Jaka Arya Pradana (@aajap)
Co-founder & Co-curator TEDxITT


Listrik dan Regresi Linier

October 13, 2011 § Leave a comment


Copas surat dari saya buat PJ listrik di kosan. Hehe 😀

Assalamu’alaykum,

Fan, ini ada beberapa usulan cara buat ngitung listrik kalau berdasarkan data listrik yang kita punya dari bulan ke bulan. Ini sharing aja, toh perhitungan token kan bisa jadi beda dengan perhitungan yang normal. Tapi kalau sama, ini kepake.

**

1. Ini kalau mau bebannya konstan, tidak berbentuk variabel (seperti yang biasa kita pake)

Y = aX + b

Y = Harga listrik kosan
X = Jumlah poin kosan
dengan menggunakan regresi linier, kita bisa menemukan nilai:
b = Total beban listrik (nanti dibagi jumlah penghuni)
a = konstanta untuk nilai X, tapi ini gak usah dicari « Read the rest of this entry »

Yth. Tim Pengacara Muslim [Tentang Tedi Kholiludin]

April 7, 2011 § Leave a comment


Yth. Tim Pengacara Muslim

Berikut ini saya lampirkan bukti penghinaan kepada Rasulullah oleh seorang yang tak berani bertanggungjawab. Ketika diminta pertanggungjawaban ia lari dan berlindung dibalik kalimat “hanya mengutip”. Semestinya mengutip pun, harus hal yang dikuasai dan harus berani bertanggungjawab dengan apa yang dikutipnya.

Ia mengatakan Rasulullah mengidap skizofrenia, dan Islam adalah produk skizofrenia. Ini memang bukan barang baru, tapi mengumbar ‘asal kutip’ ini di depan publik adalah penghinaan kapada Rasul secara terang-terangan. Mungkin ia dapat dijerat dengan pasal penodaan agama.

Bila hal seperti ini kita biarkan, besok-besok orang akan seenaknya untuk menghina Rasulullah, Melecehkan Islam, dan mungkin agama-agama lainnya. Hal ini akan sangat mengganggu kerukunan hidup ummat beragama. Baiknya sesama penganut ummat beragama dapat saling menghormati.

Mungkin sekian pengaduan saya. Saya adukan ini kepada Tim Pengacara Muslim, karena saya tidak tahu lagi harus mengadukannya kemana? Yang pasti saya sangat sakit hati dengan statement yang diumbar oleh @tedikholiludin yang telah melecehkan Islam. Harapannya TIM PENGACARA MUSLIM menindak lanjuti dengan membawa Tedi Kholiludin ke meja hijau. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaykum Wr. Wb.

Jaka Arya Pradana (081221848***)
Mahasiswa IT Telkom

*Printscreen tweet-nya saya lampirkan.
*Email ini dikirim kepada:
– H.M. Mahendradatta, SH, MH, PhD. (Ketua Dewan Pembina TPM Pusat)
– H. Achmad Michdan, SH (Wakil Ketua Dewan Pembina TPM Pusat)
– H. Abdul Rahim, SH (Ketua Umum DPP TPM Pusat)

« Read the rest of this entry »

Kamu Belum Tidur?

April 5, 2011 § 2 Comments


Tadi saya berjalan menuju kamar Fauzan untuk mengambil gelas. Sepulang dari kamar Fauzan, saya melewati kamar Fajar yang masih terbuka. Lantas saya masuk saja ke kamarnya untuk sekedar say hai. Ternyata Fajar yang menyapa saya duluan. “Belum tidur mas?” tanyanya.

Dengan ekspresi datar saya jawab, “Udah, ini mah cuma lagi ngelindur aja”, diakhiri senyum yang memang tak bisa ku tahan. “Saya kalau lagi mimpi emang suka gini, tapi ini sebenernya lagi tidur”, tuturku dengan senyum yang makin melebar. Dan tak berbeda denganku, Fajar pun mulai tertawa tanpa suara.

Ku lanjutkan oceh ku, “kalau kamu udah tidur belum?”, tanyaku sambil memperkeruh ke-geje-an. “Oh, kalau saya udah setengah tidur, Mas”, katanya dengan tawa yang melebar. “Ini cuma badannya aja yang di depan komputer, tapi ruhnya udah di atas kasur”, lanjutnya semakin cekikikan.

Sambil tak henti menahan tawa, Fajar berusaha menyimpulkan. “Sebenernya pertanyaannya gak perlu ya, Mas?” katanya sambil melebarkan kedua garis bibirnya hingga giginya tampak jelas. “Nggak koq, saya mah emang udah tidur”, tutupku yang juga tak bisa menahan tawa sambil berlalu menuju sebuah kamar.

Oh ya, apakah para pembaca juga belum tidur? Jangan-jangan jawabannya sudah? 😀

Silahkan tangkap hikmahnya sendiri-sendiri. Salam 😀

Bandung, 5 April 2011 pukul 23.43

Where Am I?

You are currently browsing the History category at aajaka.

%d bloggers like this: