Hanya Kaki nan Telanjang

April 20, 2011 § Leave a comment


Langitmu kini penuh do’a dan harap
Dapat kau pilih bintang mana yang kau suka
Pun juga matahari
Bila kau sanggup mengenggamnya

Sementara aku, tak punya buraq
Atau hanya selembar sayap

Hanya kaki nan telanjang,
Kita susuri garis pantai
Sesekali berlari dan melompat
Juga terdiam dan merenung
Dalam bahasa-bahasa kita

Masih di garis pantai,

Memandangi horizon
Menggilirkan mentari dan rembulan
Menghitungi bilangan bintang-bintang
Yang kini tak perlu kau genggam
Tak perlu kau pilih

Itu pun bila kau mau

Bandung, masih 20 April 2011

Do’a Yang Belum Usai

December 8, 2010 § 1 Comment


Kawan,
Suhuf-suhuf itu memanggilku lagi.
Aku harus kembali ke surau, menuntaskan do’a-do’a yang belum usai,
Juga senyuman ibu dalam lukisan hari esok.

Bilik ini mungkin akan sunyi sementara waktu.
Bila kau mau, panggilah aku bersama kicauan burung-burung yang biru itu.
Dengan selipan namaku dalam khusyukmu,
Yang selalu. « Read the rest of this entry »

Do’a Untuk Harimu (versi 1)

November 16, 2010 § 2 Comments


Semoga bintang selalu menemanimu,
Bermain dalam labirin kehidupan
Juga mentari selalu mendampingimu,
Belajar tentang peta istana-Nya

Selagi langit masih cerah
Selagi mampu menangkap cahaya

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with do’a at aajaka.

%d bloggers like this: