BOM UNTUK MELEDAKAN ULIL

March 17, 2011 § Leave a comment


Pertama-tama saya ingin menyampaikan belasungkawa atas hancurnya tangan Kompol Doni Rahmawan juga pihak-pihak lain yang menjadi korban ledakan bom di Utan Kayu. Saya juga mengutuk tindak kriminal murahan pemboman tersebut. Pemboman tersebut adalah tindakan pengecut yang sulit atau bahkan tak bisa dibenarkan bila dilihat dari kacamata manapun. Makadengan tulisan ini saya juga mendorong pihak-pihak yang berwenang untuk segera mengusut kejadian ini dan diadili sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku.

Ada hal menarik yang membuat jemari saya tergerak untuk menulis. Hal itu adalah penyataan Ulil yag terkesan begitu ngotot untuk mengarahkan perhatian publik bahwa kejadian tersebut bermotif politik. Ulil juga tak ragu menyinggung soal isu koalisi dan resshufle kabinet yang sempat mencuat beberapa waktu lalu. “setelah saya masuk partai demokrat dan bicara lantang mengenai reshuffel, terus ada ancaman peledakan”, katanya. Oleh karena itu, mari kita kaji ada apa di balik statement tersebut? « Read the rest of this entry »

JIL, Ahmadiyah, FPI, dan Blokir

February 6, 2011 § 1 Comment


Kawan, izinkan saya bercerita tenang sesuatu yang sebenarnya biasa-biasa saja dan mungkin tidak begitu penting. Entah, saya hanya ingin menceritakannya. Begini, dari dzuhur tadi timeline di twitter begitu ramai dengan tweettweet ber-hastag #ahmadiyah, #fpi, dan #jil. Beritanya memang simpang siur. Tempo merilis bahwa jama’ah ahmadiyah dari luar daerah mendatangi rumah Parman, salah satu pimpinan jama’ah ahmadiyah yang rumahnya berada di Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik. Jama’ah yang bukan merupakan warga setempat itu datang dengan menggunakan dua buah kendaraan beroda empat dan membawa berbagai senjata tajam.

Warga desa umbulan merasa tidak nyaman dengan keadaan itu, maka mereka meminta jama’ah ahmadiyah untuk membubarkan diri. Namun jama’ah menolak, bahkan menantang. Salah satu tantangan mereka adalah, “jama’ah akan bertahan sampai titik darah penghabisan”. Mereka juga bilang, “lebih baik mati dari pada harus membubarkan diri”. Tantangan ini tentunya memancing warga yang awalnya masih mau kompromi, meski merasa tak nyaman.

Akhirnya warga secara massal mendatangi jama’ah. Namun ternyata jama’ah sudah siap menghadang dengan berbagai senjata tajam. Awal dari perkelahian ini adalah ketika salah satu warga desa umbulan dibacok hingga lengan kanannya hampir putus. Lalu bentrokan pun tak terhindari lagi hingga memakan korban jiwa. « Read the rest of this entry »

JIL, Pemikiran, Dan Masa Kecil

January 30, 2011 § 10 Comments


Meski akun saya di twitter (@aajap) sudah di-block oleh @ulil, sesekali saya masih suka membuka timeline milik Ulil Abshar Abdalla tersebut. Saya selalu penasaran dengan apa yang hendak ia sampaikan pada khalayak tweeps. Dan pada tanggal 25-26 Januari 2011 saya menemukan tweet @ulil tentang tiger parenting. Saya ikuti tweet demi tweet yang ia sampaikan. Sekedar info saja: tiger parenting maksudnya adalah mengasuh anak scr keras dan “otoriter” spt dalam keluarga Asia pd umumnya”, terangnya.

Memang pada tweettweet tersebut mulanya terkesan akademis dan berwawasan. Dan saya akui, memang wawasan pendiri Jaringan Islam Liberal tersebut boleh jadi cukup baik. Hanya logika yang hendak ditularkan #JIL saja yang saya rasa banyak bermasalah. Saya khawatir, dengan tersebarnya pemikiran-pemikiran #JIL, akan semakin banyak ummat yang semakin jauh dari Islam. Wallahu’alam, boleh jadi salah satu puncaknya seperti kisah ospek di IAIN Sunan Gunung Djati, Bandung pada tahun 2004 silam, yang sangat kontroversial itu. Kalau tiak salah ingat, tepatnya di Fakultas Ushuluddin. [silahkan buka link video berikut : http://www.youtube.com/watch?v=y0WjZLjXiIw]

Bagi saya, hal ini tentu sangat meresahkan. Karena saya memiliki banyak teman, kerabat, sahabat, dan keluarga. Belum lagi suatu saat saya akan menikah dan punya keturunan. Saya akan sangat sedih dan menyesal bila ada di antara mereka yang terasuki pikirannya, sehingga mengarah seperti kejadian di IAIN tersebut. Sebuah kampus Islam yang mahasiswanya berani mengatakan ada area bebas Tuhan, bahkan secara tegas, jelas, dan gamblang berani menghina Tuhan dengan sangat kasarnya. Naudzubillah. Sekali lagi, ini adalah kekhawatiran. Bukan ranah saya untuk melakukan justifikasi.

Saya tak begitu tahu, apakah pemikiran-pemikiran yang disampaikan @ulil memang benar Ulil yakini, ataukah @ulil hanya ingin orang lain meyakini pemikiran tersebut saja. Sedang Ulil sendiri sebenarnya tidak begitu meyakini yang demikian. Atau pemikiran yang @ulil sampaikan memang benar-benar Ulil yakini juga, dan @ulil ingin orang lain berkeyakinan seperti pemikiran-pemikiran yang banyak @ulil dan @syukronamin sampaikan? Wallahu’alam.

Namun kali ini saya tidak hendak membicarakan tentang kekhawatiran saya tersebut, bukan juga hendak mempreteli satu demi satu pemikiran yang ia utarakan. Saya hanya ingin membagi sesuatu yang saya temukan di timeline @ulil. Sesuatu yang cukup menghentak saya tentang suatu hal. Yaitu pengaruh masa kecil terhadap kejiwaan seseorang, yang cepat ataupun lambat akan berpengaruh pada pola pikir orang tersebut. « Read the rest of this entry »

JIL Dan Kitab Porno

January 27, 2011 § 5 Comments


Bila benar yg dimaksud adalah #NU. Saya rasa @saidaqil perlu berikan tanggapan atas pernyataan @ulil #JIL ini. Dan sbg warga NU saya menanti « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with Ulil at aajaka.

%d bloggers like this: