Kultwit Takdir dari Ustadz Anis Matta

December 21, 2010 § 1 Comment


Diantara manfaat iman kpd takdir adalah bahwa kita menemukan ruang tak terbatas untuk menafsir semua kelemahan dan keterbatasan kita. Tapi, di balik itu tetap ada harapan dan optimisme bahwa Allah selalu berkehendak baik kepada kita. Apapun peristiwa yg ditimpakan kepada kita.

Iman kepada takdir mempertemukan dua kutub ekstrim dalam diri kita. Kepasrahan dan optimisme. Ketergantungan pada Allah dan rasa percaya diri. Itu yang memberi kita keseimbangan jiwa. Akhir dari semua kerja keras kita adalah kepasrahan. Ujung dari semua kelemahan kita adalah optimisme.

Kita tidak perlu melawan kehendak Yang Maha Besar. Kita hanya perlu memahaminya, lalu belajar berdamai dengan diri kita bahwa itulah yg terbaik untuk kita. Karena itu kita berucap “Allah telah menetapkan. Semua yg Dia kehendaki pasti Dia lakukan. Yang terbaik itu apa yang ditakdirkan Allah”

Takdir adalah ide tentang bagaimana kita menafsir kekuatan dan kelemahan kita sebagai manusia. Juga ide tentang skenario kehidupan, dimana Allah adalah pusatnya.

Lihatlah perjalanan hidup kita. Bagaimana ia sangat dipengaruhi banyak faktor. Tapi semuanya tidak dalam kendali kita. Orang tua, suku, waktu dan tempat kelahiran, orang-orang yang sezaman dengan kita, orang-orang yang kita temui dalam perjalanan hidup, semua tidak kita tentukan. Pengaruhnya? Adalah semata karena rahmatNya ketika Ia memberi kita kesempatan untuk memilih beriman atau tidak beriman. Tapi akibat pilihan kita adalah takdirNya.

Kisah Nabi Yusuf bermula dari sumur dan penjara. Berujung di istana dan berkumpulnya keluarga. Sebuah skenario kehidupan yang sempurna. Tapi ujung cerita itu adalah pernyataan bahwa “Sesungguhnya Tuhanku Maha Lembut (dalam mencapai) apa yang Ia kehendaki”.

Membaca takdir Allah adalah upaya yang tak boleh berhenti untuk memahami kehendakNya. Belajarlah menitipkan kehendak kita dalam kehendakNya. Mempertemukan kehendak kita dengan kehendakNya itulah yang disebut tawfiq. Pertemuan yg menciptakan harmoni kehidupan. Damai dan tenang tiada henti.

Sebab jika Allah hendak menciptakan peristiwa dan memberlakukan kehendakNya, Ia menyiapkan semua sebab2nya dan terjadilah semua takdirNya. Berhasil membaca kehendakNya dalam hidup kita akan memberi kita ketenangan jiwa yang tak kan tergoyahkan oleh goncangan hidup apapun. Kita merasa lebih pasti.

Orang yang tidak beriman pada takdir selalu berada pada 2 kutub jiwa yg ekstrim. Merasa hina waktu lemah, sombong dan melampaui batas waktu kuat.

Waktu kalah dalam perang Uhud, Allah melarang kaum muslimin merasa lemah dan sedih. Mereka harus tetap merasa kuat, sebab ini belum berakhir. Kita jadi kuat di ujung kelemahan manusiawi kita karena kita percaya pada kekuatan Allah yang tidak terbatas. Di ujung kelemahan kita selalu ada optimisme.

Dari 99 nama dan sifat Allah ada 4 yang paling banyak mendasari semua takdirNya : Al ‘Ilm, Al Qudroh, Al Rahmah, dan Al ‘Adl.

Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Maha Mampu bertindak dan melakukan apa saja yang Ia kehendaki. Tapi juga Maha Penyayang dan Maha Adil. Jadi walaupun Allah Maha Mengetahui dan Maha Mampu melakukan apa saja, tetap saja kasih sayang dan keadilanNya mengalahkan angkara murkaNya. Itu sebabnya Allah tdk akan pernah menzalimi hambaNya. Walaupun Ia bisa kalau Ia mau. karena Ia terlalu Pengasih dan terlalu Adil.

Itu yg menjelaskan mengapa seluruh takdirNya adalah kebaikan semata. Termasuk semua musibah yg menimpa hambaNya, itu pertanda cinta. Memadukan keperkasaan dan kasih sayang. Kekuatan dan keadilan. Adalah sifat Allah yang menciptakan harmoni dan keseimbangan dalam takdirNya.

Advertisements

Tagged: , , , , ,

§ One Response to Kultwit Takdir dari Ustadz Anis Matta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kultwit Takdir dari Ustadz Anis Matta at aajaka.

meta

%d bloggers like this: