PHILOSOPHY OF ICE SKATING

December 23, 2008 § 5 Comments


Kemarin, pada tanggal 22 Desember 2008 yang juga bertepatan dengan hari ibu, saya bersama Daru, Mas Agus, Pakong, Imam, dan Mas Arifin mencoba untuk bermain ice skating di Istana Plaza. Untuk saya, waktu itu adalah pertama kalinya saya menjajaki permainan yang cukup seru ini. Pengalaman yang menyenangkan ini ternyata mampu memepertegas berbagai hikmah yang bertebaran di muka bumi. Adapun hikmah – hikmah tersebut, antara lain :

1. “HARUS BERANI MENCOBA !”.

Hikmah ini kami dapatkan saat kami melihat Daru yang malu-malu terus, dang a mau bergerak dan mencoba. Sampai akhirnya saya paksa dan dia pun lalu mau terpaksa. Namun ternyata hasilnya lumayan, dia sedikit-sedikit mulai bisa. Takut jatuh itu wajar, tapi itu tidak bisa dijadikan sebuah alas an untuk tidak mencoba. Karena tidak mencoba akan menutup kemungkinan untuk menjadi bisa, apalagi sukses.

2. “TAK PEDULI SEBERAPA SERING ENGKAU TERJATUH, YANG TERPENTING SEBERAPA SERING KAU MAMPU UNTUK BANGKIT KEMBALI”.

Seperti halnya Imam yang penuh semangat. Ia langsung mencoba dengan memberanikan diri. Ia memang jatuh berkali-kali, namun ia selalu mampu untuk bangkit, tidak merasa malu, dan tidak kapok untuk mencoba kembali. Dan hasilnya kemampuannya pun menjadi semakin terasah.

3. “MELANGKAHLAH DENGAN PASTI !”.

Seperti halnya dalam belajar banyak keterampilan lain yang membutuhkan keseimbangan, biasanya sebenarnya bisa untuk menaklukan tantangan. Namun keragu raguan yang membuat langkah kita menjadi kaku ternyata dapat mematahkan keseimbangan tubuh yang kemudian dapat membuat kita terjatuh. Ini artinya setiap kita melangkah, melangkah lah dengan pasti. Tak perlu lagi ragu-ragu, jika keputusan telah ditelurkan.

4. BANYAKLAH BERTUKAR INFORMASI”.

Terkadang kita menangkap sesuatu yang tidak / belum ditangkap orang lain, dan begitu juga sebaliknya. Bertukar informasi akan membuat kita saling mendapatkan apa-apa saja yang ditangkap oleh yang lainnya. Hal ini akan mempermudah dan mempercepat proses pembelajaran kita. Dan akan lebih baik lagi, jika kita sering bertukar informasi dengan yang ahlinya.

5. “JANGAN RAGU UNTUK MEMBERI !”.

Bagi yang sudah ahli, jangan ragu-ragu untuk menshare pengetahuannya. Karena dengan menshare, keahlian tersebut sama sekali tidak akan berkurang, malah bisa jadi semakin terasah.

6. AMBILAH PELAJARAN DARI PENGALAMAN SERUPA”.

Seperti halnya saya yang sudah pernah bisa bermain in line skate, bermain ice skating ternyata memiliki banyak persamaan. Walaupun, memang tidak sama persis. Mengambil pelajaran dari pengalaman serupa dapat membuat kita sedikit lebih mudah untuk belajar. Walau tetap harus banyak berlatih.

7. “KEAHLIAN ADALAH HAK SETIAP ORANG”.

Bila kita terus berlatih, insyaALLAH kita pun akan menjadi ahli. Kebanyakan orang bisa karena biasa. Dan proses berlatih yang berkelanjutan serta terprogram, akan mampu mengalahkan sesuatu yang disebut bakat.

8. “BERSIH, PEDULI, PROFESIONAL”.

Partai Keadilan Sejahtera pilihan kita !! Contreng no. 8 !! tul ga? ^_^V

Advertisements

Tagged: , , , , , , ,

§ 5 Responses to PHILOSOPHY OF ICE SKATING

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading PHILOSOPHY OF ICE SKATING at aajaka.

meta

%d bloggers like this: