BERHENTILAH TERTIPU !

November 29, 2008 § 10 Comments


Terkadang kita tidak menyadari
Betapa NIKMATNYA hidup ini
Karena sekat asumsi perbandingan
Yang hanya mempersempit ruang fikir kita
Entah itu datang dari masa lalu
Atau kasat mata yang tidak pasti
Berhentilah tertipu dan TERSENYUMLAH !

-HAMMAM ABDILLAH-

Advertisements

Tagged: , , , , , , , , ,

§ 10 Responses to BERHENTILAH TERTIPU !

  • emfajar says:

    numpang lewat ya bro 😆

  • ceu Nai says:

    kirain tentang berita hoax…
    masih banyak (bangedd) muslim yang tertipu sama berita2 hoax dan secara sukarela nyebarin sebanyak2nya ke yang lain. ksian amat sih kita.
    KIIIITA???

    maksudnya…siapa sih dalang di balik berita2 hoax itu. jangan2 ada konspirasi tertentu utk pembodohan umat muslim.

    gak nyambung ya? bae ah…habis aku tertipu sama judulnya. haiyyyah…

  • iya, ga nyambung… 😀
    ga apa2 lha.. silaturahim aja ^_^

    @mfajar..
    manggo..manggo..

  • ade fariyani says:

    Dan TERSENYUMLAH…^U^

  • bijakfajar says:

    klo g salah, arti imbuhan ter- pada tertipu itu menandakan ketidaksengajaan….
    trus,gimana kita bisa menghentikannya???
    ^_^

  • Karena kita sudah tau, apa yang dapat membut kita tertipu.
    Jadi kita dapat berhenti tertipu dengan menjauhkan sebabnya.. ^_^

    Yaitu dengan tidak perlu membandingkan diri dengan kondisi masa lalu, ataupun kondisi orang lain..
    Karena kita hanya dapat melihat hal2 yang zhahir saja, tidak dengan yang bahin..
    Orang/kondisi yang menurut kita lebih baik, bisa jadi hakikinya tidak begitu..
    Nikmati saja, dan bersyukurlah.. ^_^

  • arqomalifh says:

    binun jak, kalau tertipu biasanya kita kan tidak tau apa sebabnya, kasih contohnya dunk…

    tertipu itu ketika kita tidak tau kondisi yang akan terjadi, kalau kita dah tau kondisinya ato kemiripan dengan yang lalu maka bisa kita hindari. Begitu bukan?

  • Sebelumnya kan kita ga tahu (yang belon tahu),
    terus saya kasih tahu, sebabnya itu :

    “Karena sekat asumsi perbandingan
    Yang hanya mempersempit ruang fikir kita
    Entah itu datang dari masa lalu
    Atau kasat mata yang tidak pasti”

    so… mulai sekarang, ga perlu tertipu lagi ya..
    ^_^

  • […] puisi ini sudah sedikit terjawab oleh quote “BERHENTILAH TERTIPU”, sisanya harus tetap pada harakah […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading BERHENTILAH TERTIPU ! at aajaka.

meta

%d bloggers like this: