MENJELANG BENDERANG

November 25, 2008 § 2 Comments


Dini hari pada hati
Jangan lagi ada menanti
Ayam memekik sejak tadi
Malu diri tidur kembali

Mengintip langit yang belum terang
Kesejukan pun sayup mendendang
Mentari pasti menyambut riang
Selayak letup gairah genderang

Sejarah yang gemas menunggu
Terimalah senyum lembut untukmu
Seraya santun tersipu malu
Bersiaplah untuk jamu keringatku

Pada TUHAN kuharapkan
Tak berkunjung pada senja
Pada kawan kudambakan
Sampai jumpa di taman syurga

(Amien…)

Advertisements

Tagged: , , , , , , , , , ,

§ 2 Responses to MENJELANG BENDERANG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading MENJELANG BENDERANG at aajaka.

meta

%d bloggers like this: