NYANYIAN SI KECIL

November 24, 2008 § 4 Comments


Saat ini mereka digerogoti zaman baru
Dipaksa melahap sebuah nuansa emosi basi
Meraba dalam kesesakan ruang hampa yang gaduh
Harus tetap berlari meski waktu tak peduli

Mereka kehilangan jati diri
Membusung dada dengan nafas tua
Sesungguhnya genangan air mata menghampiri
Namun mereka terbahak dalam lupa

Advertisements

Tagged: , , , , , ,

§ 4 Responses to NYANYIAN SI KECIL

  • lucianancy says:

    hei..
    trimakasih atas komennya di blog saya 🙂

    br mulai nulis ya?
    ayo menulis yang banyak..
    berikan inspirasi pada dunia 🙂

    *kasihan si kecil
    mereka terpaksa mengikuti langkah zaman
    yg setiap hari terkikis oleh jejak fana dan angkuhnya dunia

  • Iya sama2..
    Do’ain istiqomah nulisnya ya.. 😀

    *iya, si kecil harus hidup di zaman yang basi.
    mereka butuh pembaharuan.
    agar zaman dan dirinya dapat bersinergi membantu perkembangan jiwanya
    Namun lucunya si kecil zaman ini menikmati basinya dunia.
    wallahu’alam

  • Itmam Aulia says:

    biarpun sikecil hidup dalam bayang-bayang hampa
    tapi dia selalu tegar menghibur dirinya
    dia masih bisa bernyanyi dalam kepiluannya

    ^-semangat-^

  • Ia bernyanyi dalam ketidak tahuan
    Karena masa telah mempermainkannya
    Dan akhirnya ia pun menertawakan dirinya sendiri

    btw, sebenernya puisi ini tentang kehidupan anak-anak zaman ini yang mereka tak terfasilitasi sebagai anak-anak.
    sebagai contoh kecil, kita sudah sangat jarang menemui lagu anak-anak yang baru, dan mereka pun merasa gagah melantunkan lagu “manusia dewasa”.
    Kondisi ini sangat berbeda dengan waktu saya kecil, saya sangat menikmati masa anak-anak saya.
    Kita juga miris melihat anak2 yang sudah tidak punya malu lagi terhadap lawan jenis. Kecil2 mainannya belagak pacaran.
    Alhamdulillah ALLAH masih mengkaruniai malu, pada Jaka kecil.
    Dan sebagainya.
    Begitulah mereka hidup di zaman yang basi.
    Namun dalam kondisi yang baru.
    Baru yang akan membuat muak.
    Ayo, selamatkan anak2 kita dengan tauladan akhlak dari bapaknya (kita). Amien… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading NYANYIAN SI KECIL at aajaka.

meta

%d bloggers like this: